SALAM TERAKHIR IBRAHIMOVIC KEPADA SETAN MERAH SEBELUM PERGI

Zlatan Ibrahimovic bakal meninggalkan Manchester United. Hal itu kian nyata setelah dia mengunggah gambar berupa dirinya tengah bersalaman dengan gambar setan berwarna merah, simbol dari Setan Merah yang menjadi julukan MU. BOLA ONLINE

Kontrak pemain jangkung ini sebenarnya baru akan selesai akhir musim ini. Namun, kedua belah pihak sepakat untuk mengakhirinya lebih awal agar Ibra bisa segera pindah ke Liga Amerika Serikat, MLS.

BACA JUGA : JELANG AKHIR MUSIM, AC MILAN MALAH DAPAT KABAR BAIK

Seperti dikutip Bolasport.com dari Metro, Zlatan Ibrahimovic sudah menandatangani kontrak dengan LA Galaxy. Dia akan memperkuat klub mantan legenda MU, David Beckham itu sampai musim 2019. JUDI BOLA

Kabarnya peresmian transfer Ibrahimovic bakal dilakukan pada Jumat (23/3/2018) ini. Zlatan Ibrahimovic bisa melakukan debutnya bersama LA Galaxy pada 31 Maret dengan MLS sudah menggulirkan dua putaran. Lewat akun media sosialnya, Ibra sudah berpamitan dengan Manchester United.

BACA JUGA : NEYMAR MAU GABUNG MADRID ASAL DILATIH JURGEN KLOPP

“Hal-hal hebat juga akan berakhir dan ini waktunya untuk berpisah setelah dua musim yang fantastis bersama Manchester United. Terima kasih untuk klub, fans, tim, pelatih, staf, dan semua yang bersama-sama menjadi bagian dari perjalanan saya yang satu ini,” begitu cuitan Ibrahimovic. JUDI ONLINE

Zlatan Ibrahimovic menyertakan gambar sama dengan yang dipakainya saat mengumumkan kembali ke Manchester United pada awal musim ini. Jabat tangan itu menjadi salaman yang terakhir karena Ibrahimovic telah meninggalkan The Red Devils.

BACA JUGA : PUYOL : HAZARD TAK LAYAK DISANDINGKAN DENGAN MESSIĀ  DAN RONALDO

 

 

PERFORMA BURUK, SANCHES AKAN BERAKHIR DIBANGKU CADANGAN?

Alexis Sanches tak juga kunjung menunjukan performa terbaiknya di Manchester United. Apakah sudah waktunya bagi Jose Mourinho untuk menggusur Sanchez ke bangku cadangan?

Laga United kontra Sevilla menjadi bukti menurunnya performa Sanches, Ia tak bisa berbuat banyak kala dipermalukan Sevilla 1-2 di Old Trafford pada lanjutan leg kedua laga 16 besar Liga Champions, Rabu (14/3/2018) dini hari WIB. Kekalahan itu membuat United tersingkir dari Liga Champions. BOLA ONLINE

Pada pertandingan melawan Sevilla, Sanchez tampil penuh selama 90 menit. Tapi, penyerang asal Chile itu tak memberi kontribusi signifikan. BACA JUGA: CONTE YAKIN SKUADNYA BISA CURI GOL DI CAMP NOU

Sanchez hanya berhasil membuat satu tembakan saja disepanjang laga dan bahkan itu tak menemui sasaran. Ironisnya, jumlah tembakan yang dilesatkannya kalah dari Chris Smalling yang berposisi bek tengah (dua tembakan) dan Marouane Fellaini yang tak bermain penuh (tiga tembakan).

Sepanjang laga Sanches sebenarnya sudah cukup aktif dengan menyentuh bola 68 kali, hanya kalah dari Ashley Young (90) dan Nemanja Matic (74). Namun, Sanches sering membuat United kehilangan bola, dari 48 operan hanya 68,8% yang tepat sasaran. JUDI BOLA

Akurasi operan Sanchez adalah salah satu yang terburuk di antara semua pemain MU. Dia cuma lebih baik daripada Romelu Lukaku (67,9%), David de Gea (48,2%), dan Anthony Martial (40%). BACA JUGA : MOURINHO HABISKAN 350 JUTA EURO TAPI HASILNYA NIHIL

Buruknya penampilan Sanchez membuatnya dikritik oleh mantan pemain belakang MU, Rio Ferdinand, yang bingung karena saat bermain untuk Arsenal, Sanches bisa bermain jauh lebih baik.

“Sanchez terlihat seperti bayang-bayang akan dirinya yang dulu. Ketika di Arsenal, dia adalah sumber inspirasi semua orang. Di sini, dia kelihatan seperti orang asing. Ketika Anda bergabung dengan sebuah tim baru, Anda tak kehilangan bakat Anda. Ada sesuatu yang tak berjalan untuknya,” ujar Ferdinand dalam kapasitasnya sebagai pundit BT Sport.

Sejak mendarat di Old Trafford pada Januari lalu, terhitung Sanches sudah bermain sebanyak 10 pertandingan sebagai starter bersama United, namun sejauh ini Ia baru bisa menyumbangkan satu gold an dua assist.

Untuk memaksimalkan kontribusi Sanchez, Mourinho sebenarnya telah mencoba memainkannya di berbagai posisi, mulai sayap kiri, sayap kanan, hingga di tengah. Tapi, sejauh ini hal itu tak banyak berpengaruh. JUDI BOLA

Mantan gelandang MU, Paul Scholes, menyebut Mourinho harus berani mencadangkan Sanchez karena ada pemain lain yang tampil lebih baik. Scholes merujuk pada Marcus Rashford, yang mencetak dua gol ke gawang Liverpool pada akhir pekan lalu. BACA JUGA : OBRAL PEMAIN BINTANG INI RENTETAN PENYESALAN LIVERPOOL

“Rashford terlihat menakutkan di sisi kiri pada hari Sabtu, tapi dia (Mourinho) menggessernya demi menempatkan Sanchez ke posisi yang dia pikir sebagai posisi terbaiknya,” ujar Scholes.

“Dia (Sanchez) terlalu sering membuang bola dan manajernya harus melihat bahwa dalam sepuluh pertandingan yang telah dia jalani, dia tidak bagus. Dia harus memilih trisula terbaik di lini depan dan cukup berani untuk mencadangkan salah satunya. Pada saat ini, Sanchez-lah yang seharusnya dicadangkan,” katanya. PASTI UNTUNG